![]() |
| Karhutla |
Liputan14.id | SELAYAR — Kebakaran lahan terjadi di Dusun Lembang Matene, Desa Jambuiya, Kecamatan Bontomanai, Kabupaten Kepulauan Selayar, Rabu (30/9/2026). Babinsa Desa Jambuiya Koramil 1415-04/Bontomanai, Serda Darno Budi Darmawan, bergerak melakukan pemantauan dan membantu proses pemadaman di lokasi kejadian.
Warga pertama kali melihat nyala api sekitar pukul 14.15 Wita. Api muncul pada lahan di pinggir jalan poros menuju Kecamatan Bontomanai. Warga kemudian melaporkan kejadian tersebut sehingga penanganan dapat segera dilakukan.
Sekitar pukul 14.31 Wita, satu unit mobil pemadam kebakaran tiba di lokasi. Petugas bersama unsur terkait langsung melakukan upaya pemadaman untuk mencegah api merembet lebih luas ke area sekitar.
Serda Darno Budi Darmawan mengatakan titik awal api berada di sekitar pinggir jalan. Berdasarkan informasi awal di lapangan, muncul dugaan api berasal dari puntung rokok yang dibuang oleh pengendara. Namun, penyebab kebakaran belum dapat dipastikan karena pihak terkait masih melakukan penanganan dan pemantauan di lokasi.
“Kami langsung memantau lokasi setelah menerima informasi dari warga. Titik api berada di pinggir jalan dan petugas Damkar segera melakukan pemadaman agar api tidak merembet ke area lainnya,” ujar Serda Darno Budi.
Kebakaran tersebut berdampak pada lahan sekitar satu hektare. Hingga penanganan berlangsung, tidak terdapat korban jiwa maupun korban luka. Kerugian personel tercatat nihil, sementara dampak materiil berupa lahan yang terbakar mencapai sekitar satu hektare.
Babinsa bersama unsur terkait terus memantau kondisi lokasi untuk memastikan tidak muncul kembali titik api. Menghimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan, khususnya saat beraktivitas di sekitar lahan kering dan tidak membuang puntung rokok yang dapat memicu kebakaran secara sembarangan.
Respons cepat terhadap kejadian tersebut menunjukkan pentingnya koordinasi antara masyarakat, aparat kewilayahan, dan petugas pemadam kebakaran dalam menangani kebakaran lahan. Langkah cepat di lapangan juga membantu menekan risiko meluasnya kebakaran ke wilayah sekitar.




