Notification

×

Iklan

Iklan

         
    
    
        
            ðŸ•Œ MASJID 99 KUBAH         
        
            Ikon Wisata Religi Kota Makassar         
    

Festival Ambaiang 2026 Resmi Dibuka, Babinsa Lalang Bata Dukung Pelestarian Budaya dan Ekonomi Masyarakat

Minggu, 18 Oktober 2026 | Oktober 18, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-10-18T01:59:41Z


 

Liputan14.id | SELAYAR – Festival Ambaiang 2026 resmi dibuka di Dusun Silolo, Desa Lalang Bata, Kecamatan Buki, Kabupaten Kepulauan Selayar, Sabtu (17/10/2026) pukul 19.30 WITA. Festival ini menjadi wadah pelestarian dan pengembangan warisan budaya lokal sekaligus mendorong potensi pariwisata dan pertumbuhan ekonomi masyarakat setempat.


Pembukaan festival berlangsung meriah dengan menampilkan beragam kesenian dan tradisi lokal yang melibatkan masyarakat Desa Lalang Bata. Kegiatan ini diharapkan menjadi sarana untuk menjaga keberlangsungan budaya daerah sekaligus memperkenalkannya kepada generasi muda dan pengunjung.


Acara tersebut dihadiri Sekretaris Daerah Kabupaten Kepulauan Selayar, Dr. Tajuddin Makka, A.ATP., M.M., Deputi Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sulawesi Selatan Bayu Martanto, serta Komandan KRI Marlin 877 Letkol Laut (P) Rahmad Kurniawan, S.T., M.Tr.Opsla.


Turut hadir Penjabat Kepala Desa Lalang Bata Mulyadi, S.E., M.M., Ketua BPD Desa Lalang Bata Junuanas beserta anggota, Babinsa Desa Lalang Bata Sertu Suardi, Bhabinkamtibmas Aipda Abdul Rahman, serta unsur pemerintah desa, tokoh adat, tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh perempuan, dan berbagai elemen masyarakat lainnya.


Rangkaian acara diawali dengan pembukaan oleh pembawa acara, dilanjutkan permainan tradisional A'konyo dan Tari Boda'. Setelah sambutan Penjabat Kepala Desa Lalang Bata dan perwakilan Bank Indonesia, Sekretaris Daerah Kabupaten Kepulauan Selayar menyampaikan sambutan sekaligus membuka secara resmi Festival Ambaiang 2026.


Prosesi pembukaan ditandai secara simbolis oleh panitia Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) melalui pemukulan gendang dan pertunjukan kembang api. Kemudian, acara dilanjutkan dengan penampilan kasidah rebana, pertunjukan Dide' oleh maestro dan generasi penerus, serta hiburan lomba Kelong Sambung Lagu.


Babinsa Desa Lalang Bata, Sertu Suardi, menyampaikan bahwa festival budaya seperti ini memiliki peran penting dalam menjaga identitas daerah sekaligus mempererat kebersamaan masyarakat.


“Festival Ambaiang ini merupakan momentum yang baik untuk melestarikan budaya dan tradisi lokal agar tetap dikenal oleh generasi muda. Kami sebagai aparat kewilayahan mendukung kegiatan positif seperti ini karena selain menjaga warisan leluhur, festival juga dapat mempererat silaturahmi serta mendorong kemajuan pariwisata dan perekonomian masyarakat,” ujar Sertu Suardi.


Ia juga berharap keterlibatan masyarakat, khususnya generasi muda, terus ditingkatkan agar kesenian dan tradisi yang diwariskan para leluhur tidak tergerus perkembangan zaman, melainkan dapat terus dikembangkan sebagai kekayaan budaya yang membanggakan.


Selain menjadi panggung ekspresi seni dan budaya, Festival Ambaiang 2026 menghadirkan pasar jajanan kampung dan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Kehadiran pasar tersebut memberikan kesempatan bagi masyarakat untuk memperkenalkan produk lokal sekaligus membuka peluang peningkatan pendapatan bagi pelaku usaha setempat.


Kehadiran Babinsa dalam kegiatan ini merupakan bagian dari dukungan terhadap aktivitas sosial dan budaya masyarakat di wilayah binaan. Sinergi antara pemerintah daerah, pemerintah desa, TNI-Polri, komunitas budaya, pelaku UMKM, dan masyarakat diharapkan dapat terus diperkuat untuk mengembangkan potensi daerah secara berkelanjutan.


Melalui Festival Ambaiang 2026, Desa Lalang Bata diharapkan semakin dikenal sebagai salah satu wilayah yang memiliki kekayaan tradisi dan potensi wisata budaya di Kabupaten Kepulauan Selayar.


(Pendim 1415/Selayar)

TUTUP IKLAN
TUTUP IKLAN
×
Berita Terbaru Update