Notification

×

Iklan

Iklan

         
    
    
        
            ðŸ•Œ MASJID 99 KUBAH         
        
            Ikon Wisata Religi Kota Makassar         
    

Dari Pulau Terluar Selayar ke Mabes TNI, Kepala Desa dan Babinsa Ma'minasa Tuai Apresiasi atas Perjuangan Bangun Koperasi Merah Putih

Selasa, 30 Juni 2026 | Juni 30, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-06-30T12:36:21Z


Liputan14.id | SELAYAR - Perjuangan membangun dari wilayah terluar akhirnya menarik perhatian petinggi TNI. Kepala Desa  H  Kamaluddin bersama Babinsa Ma'minasa Kopda Alamsari mendapat kehormatan dipanggil menghadap Wakil Panglima TNI sebagai bentuk apresiasi atas keberhasilan mereka mempercepat pembangunan Koperasi Desa Merah Putih di wilayah kepulauan yang terpencil.


Kepala Desa dan Babinsa tidak hanya membangun sebuah koperasi, tetapi juga menghadirkan harapan baru bagi masyarakat di pulau yang terpisah oleh hamparan lautan luas dari daratan utama Kabupaten Kepulauan Selayar. Mereka menggerakkan warga, menyatukan semangat gotong royong, dan memastikan setiap tahapan pembangunan berjalan sesuai target meski menghadapi berbagai keterbatasan.


Medan berat dan kondisi alam tidak pernah menghentikan langkah mereka. Cuaca yang berubah-ubah kerap menghambat distribusi material, sementara keterbatasan pasokan listrik memaksa para pekerja menyesuaikan waktu pengerjaan. Tantangan terbesar muncul ketika akses jalan menuju lokasi pembangunan tidak mampu dilalui kendaraan roda empat sehingga masyarakat harus mencari solusi dengan kemampuan yang mereka miliki.


Warga kemudian memanfaatkan kerbau untuk mengangkut material kayu menuju lokasi pembangunan. Pemandangan tersebut menjadi simbol perjuangan masyarakat kepulauan dalam menghadirkan pembangunan di wilayahnya. Sementara itu, material lainnya menempuh perjalanan panjang dari daratan  menggunakan kapal kayu sebelum akhirnya tiba di Desa Ma'minasa.


Dandim 1415/Selayar Letkol CZI Yudo Harianto,S.T menyampaikan apresiasi atas semangat dan kerja keras seluruh pihak yang terlibat dalam percepatan pembangunan Koperasi Desa Merah Putih di Desa Ma'minasa.


"Dari Ma'minasa kita belajar bahwa keterbatasan bukan alasan untuk berhenti membangun. Ketika semangat pengabdian, gotong royong, dan kepedulian terhadap masyarakat menyatu, maka tantangan sebesar apa pun dapat diatasi. Apa yang dilakukan Kepala Desa bersama Babinsa Ma'minasa menjadi contoh nyata bahwa pembangunan Indonesia dimulai dari desa-desa terluar dan terdepan," ujar Dandim.


Sementara itu, Kepala Desa  menegaskan bahwa keberhasilan pembangunan koperasi merupakan hasil perjuangan bersama seluruh masyarakat desa.


"Kami mengangkut kayu dengan kerbau karena kendaraan roda empat tidak dapat menjangkau lokasi. Kami mendatangkan material menggunakan kapal dari daratan Selayar dan menghadapi cuaca serta keterbatasan listrik di lapangan. Namun kami sepakat bahwa jarak dan lautan tidak boleh menghalangi kemajuan desa kami. Kami mengucapkan terima kasih kepada Presiden Republik Indonesia atas perhatian kepada desa-desa kepulauan, serta kepada TNI yang terus hadir mendampingi masyarakat hingga ke pulau-pulau terluar," ungkap Kepala Desa Ma'minasa.


Semangat kebersamaan antara pemerintah desa, Babinsa, dan masyarakat akhirnya membuahkan hasil. Pembangunan Koperasi Desa Merah Putih berjalan lancar dan menjadi bukti bahwa masyarakat di pulau terluar mampu melahirkan karya besar ketika persatuan dan tekad berdiri dalam satu barisan. Kisah dari Ma'minasa ini sekaligus menegaskan bahwa pembangunan Indonesia tidak hanya tumbuh di pusat-pusat kota, tetapi juga bergerak kuat dari pulau-pulau terdepan dan terluar negeri.

TUTUP IKLAN
TUTUP IKLAN
×
Berita Terbaru Update