![]() |
Rasa lelah setelah menjalani latihan seharian tidak menyurutkan semangat para Capaskibra. Mereka tetap fokus mengikuti materi dan aktif menyimak setiap pesan yang disampaikan Kapten Inf Zainuddin. Pembekalan tersebut mengajak para calon pengibar bendera memahami bahwa tugas mereka bukan sekadar menjalankan rangkaian upacara, tetapi juga membawa semangat kebangsaan dan nama baik Kabupaten Kepulauan Selayar.
Kapten Inf Zainuddin mengingatkan para Capaskibra agar menjadikan proses latihan sebagai bagian dari pembentukan karakter. Ia menekankan pentingnya disiplin, tanggung jawab, persatuan, cinta tanah air, serta semangat pengabdian kepada bangsa dan negara. “Menjadi Paskibra bukan hanya tentang kemampuan baris-berbaris dan mengibarkan bendera. Lebih dari itu, kalian membawa nama baik sekolah, keluarga, dan Kabupaten Kepulauan Selayar. Karena itu, tanamkan disiplin, rasa tanggung jawab, jiwa persatuan, dan kecintaan terhadap Negara Kesatuan Republik Indonesia,” ujar Zainuddin.
Kapten Zainuddin juga memberikan apresiasi kepada para Capaskibra yang tetap bersemangat meski kondisi fisik mulai terkuras. “Saya melihat semangat kalian luar biasa. Walaupun sudah lelah mengikuti latihan dan ditempa oleh para pelatih, kalian masih mampu mengikuti materi dengan antusias. Pertahankan semangat ini sampai pelaksanaan upacara nanti,” ungkapnya.
Salah seorang Capaskibra, Akhmad Hidayat, mengaku materi wawasan kebangsaan memberikan tambahan motivasi bagi dirinya dan rekan-rekannya. “Walaupun kami sudah cukup lelah setelah latihan, materi wawasan kebangsaan ini membuat kami kembali bersemangat. Kami mendapatkan banyak pelajaran tentang disiplin, cinta tanah air, dan tanggung jawab. Kami ingin memberikan yang terbaik dan menjalankan tugas sebagai Paskibra dengan penuh kebanggaan,” ungkap Hidayat.
Dalam proses pembinaan, para Capaskibra mendapat pendampingan dari sejumlah pelatih lintas instansi. Mereka antara lain Sertu Wahyudi dari Kodim 1415/Selayar, Briptu Alkarimu Nur Laafis dari Polres Selayar, Paisal dari Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), serta Dimi Putra dari DPPI. Para pelatih secara konsisten membimbing para Capaskibra dalam membangun kedisiplinan, kekompakan, ketahanan fisik, mental, serta kemampuan menjalankan tugas selama rangkaian upacara.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Kabankesbangpol Kabupaten Kepulauan Selayar, para pelatih Capaskibra, panitia pelaksana, serta tenaga medis. Kehadiran seluruh unsur pendukung tersebut memperkuat proses pembinaan dan memastikan para calon Paskibra mendapat pendampingan selama menjalani rangkaian latihan.
Pembinaan yang memadukan latihan fisik, kedisiplinan, mental, dan wawasan kebangsaan menjadi bekal penting bagi 55 Capaskibra Selayar. Mereka tidak hanya mempersiapkan kemampuan dalam tugas pengibaran dan penurunan bendera pusaka, tetapi juga membangun karakter, rasa percaya diri, tanggung jawab, dan jiwa nasionalisme.
Menjelang momentum HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, semangat para Capaskibra Selayar terus tumbuh. Di balik lelahnya latihan, mereka membawa satu tekad: Tampil maksimal, menjaga kehormatan tugas, dan memberikan yang terbaik untuk Kabupaten Kepulauan Selayar.





