Notification

×

Iklan

Iklan

         
    
    
        
            ðŸ•Œ MASJID 99 KUBAH         
        
            Ikon Wisata Religi Kota Makassar         
    

Bukan Sekadar Singgah, Dandenpom XVI/1 Bone Sambangi Kodim 1415/Selayar Bersama 12 Motor

Sabtu, 18 Juli 2026 | Juli 18, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-07-18T09:17:24Z

Sambutan Dandenpom Bone di Makodim 1415/Selayar. Photo : (ydi).


Liputan14.id | SELAYAR – Suasana hangat dan penuh keakraban mewarnai kunjungan Dandenpom XVI/1 Bone Letkol Cpm Wijaya Ardi, S.H., M.H., bersama rombongan ke Kabupaten Kepulauan Selayar. Sebanyak 13 personel Denpom Bone menggunakan 12 unit sepeda motor melakukan perjalanan menjelajahi wilayah Selayar dan menjadikan Makodim 1415/Selayar sebagai salah satu tempat persinggahan.


Menariknya, perjalanan rombongan Dandenpom XVI/1 Bone mendapat pengawalan secara estafet oleh para Babinsa Kodim 1415/Selayar. Sejak tiba di Pelabuhan Pamatata, Babinsa dari desa-desa yang dilalui secara bergantian mengawal rombongan hingga menuju titik nol Appattah atau Ujung Aspal Kabupaten Kepulauan Selayar.


Kedatangan rombongan di Makodim 1415/Selayar mendapat sambutan langsung dari Dandim 1415/Selayar Letkol Czi Yudo Harianto, S.T. Pertemuan tersebut berlangsung dalam suasana akrab dan penuh kekeluargaan. Kedekatan keduanya semakin memperkuat suasana hangat dalam kunjungan tersebut karena Dandenpom XVI/1 Bone merupakan adik asuh dari Dandim 1415/Selayar.


“Kunjungan ini tentu menjadi kehormatan dan kebahagiaan bagi kami. Selain sebagai bentuk silaturahmi, kehadiran Dandenpom Bone bersama rombongan juga semakin mempererat hubungan kekeluargaan dan sinergi antarsatuan,” ujar Dandim 1415/Selayar Letkol Czi Yudo Harianto, S.T.


Selepas dari Makodim 1415/Selayar, rombongan melanjutkan perjalanan dengan mengunjungi sejumlah destinasi ikonik di Kabupaten Kepulauan Selayar. Rombongan terlebih dahulu menuju Gong Nekara, salah satu peninggalan sejarah dan budaya yang menjadi identitas penting Kepulauan Selayar, kemudian melanjutkan perjalanan ke museum untuk mengenal lebih dekat sejarah dan kekayaan budaya daerah tersebut.


Perjalanan kemudian berlanjut menuju titik nol Sulawesi Selatan yang dikenal masyarakat sebagai Ujung Aspal Kabupaten Kepulauan Selayar di kawasan Appattah. Sepanjang perjalanan, para Babinsa dari wilayah yang dilalui terus memberikan pengawalan secara bergantian. Sistem pengawalan estafet tersebut memastikan perjalanan rombongan berjalan lancar sekaligus menunjukkan kesiapsiagaan dan kedekatan Babinsa dengan setiap wilayah binaannya.


Dandim 1415/Selayar mengatakan, pengawalan yang dilakukan para Babinsa merupakan bentuk kepedulian dan penghormatan kepada tamu sekaligus wujud nyata kehadiran TNI di tengah masyarakat. “Babinsa adalah ujung tombak satuan di wilayah. Pengawalan secara estafet ini menunjukkan bahwa setiap Babinsa memiliki tanggung jawab terhadap wilayah binaannya, termasuk memastikan perjalanan tamu yang melintas berjalan aman dan lancar,” ungkapnya.


Kunjungan Dandenpom XVI/1 Bone bersama rombongan tersebut tidak hanya menjadi perjalanan menjelajahi keindahan Kepulauan Selayar, tetapi juga memperlihatkan kuatnya ikatan persaudaraan dan soliditas antarprajurit TNI. Dari Pelabuhan Pamatata hingga titik nol Appattah, perjalanan 12 sepeda motor itu diwarnai silaturahmi, kekeluargaan, pengawalan estafet para Babinsa, serta pengalaman menikmati sejarah dan keindahan alam Kabupaten Kepulauan Selayar.

TUTUP IKLAN
TUTUP IKLAN
×
Berita Terbaru Update