Liputan14.id Kepulauan Selayar – Kabupaten Kepulauan Selayar yang dikenal sebagai daerah penghasil kelapa kini memiliki nilai tambah baru dengan hadirnya PT. Cedaya Fitra Mandiri, perusahaan yang bergerak dalam bidang pengolahan sabuk kelapa. Kehadiran perusahaan ini diharapkan mampu menjadi salah satu motor penggerak ekonomi daerah sekaligus membuka peluang kerja bagi masyarakat lokal.
Sabuk kelapa yang selama ini hanya dianggap limbah, kini dapat diolah menjadi berbagai produk bernilai ekonomis seperti serat sabut (coco fiber), cococoir (coco peat), hingga produk turunan lainnya yang sangat diminati pasar dalam negeri maupun mancanegara. Dengan pemanfaatan teknologi dan sistem produksi modern, PT. Cedaya Fitra Mandiri berkomitmen mengoptimalkan potensi sumber daya kelapa yang melimpah di wilayah Selayar.
Direktur PT. Cedaya Fitra Mandiri menegaskan bahwa perusahaan hadir bukan hanya untuk memproduksi, tetapi juga untuk memberdayakan masyarakat sekitar. Melalui pola kemitraan dengan petani kelapa, perusahaan akan membeli bahan baku langsung dari masyarakat sehingga memberikan nilai tambah dan kepastian pasar bagi para petani. “Kami ingin sabuk kelapa yang selama ini terbuang percuma bisa menjadi sumber penghasilan baru bagi masyarakat Selayar,” ujarnya.
Selain membuka lapangan kerja dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat, keberadaan PT. Cedaya Fitra Mandiri juga sejalan dengan upaya pelestarian lingkungan. Pemanfaatan sabuk kelapa dapat mengurangi limbah organik sekaligus menghasilkan produk ramah lingkungan yang bernilai ekspor. Hal ini diharapkan mampu mendukung posisi Selayar sebagai daerah strategis dalam pengembangan industri berbasis kelapa di Indonesia bagian timur.
Dengan hadirnya PT. Cedaya Fitra Mandiri, Kepulauan Selayar kini semakin dikenal tidak hanya sebagai penghasil kelapa, tetapi juga sebagai daerah yang mampu mengolah potensi lokal menjadi produk unggulan bernilai ekonomi tinggi.




