![]() |
| Peresmian tulisan ikon SELAYAR |
Peresmian itu menghadirkan sekitar 40 orang dari unsur TNI, aparat pelabuhan, instansi pemerintah, kepolisian, pemerintah desa, serta tokoh masyarakat. Kehadiran berbagai elemen tersebut menunjukkan semangat kolaborasi dalam menghadirkan sebuah landmark yang tidak hanya memperkuat identitas daerah, tetapi juga menambah daya tarik bagi setiap orang yang tiba di Kepulauan Selayar.
Ikon “SELAYAR” lahir dari sebuah pengalaman sederhana Dandim 1415/Selayar saat pertama kali memasuki wilayah Kepulauan Selayar. Saat itu, ia sempat bertanya kepada ajudannya apakah pulau yang terlihat di hadapan mereka sudah masuk wilayah Selayar. Pengalaman tersebut kemudian melahirkan ide untuk menghadirkan penanda yang langsung menjawab pertanyaan setiap pendatang.
“Seandainya waktu itu sudah ada tulisan seperti ini, tentu saya tidak perlu lagi bertanya apakah pulau di depan sudah Selayar. Ikon ini bukan hanya sebuah tulisan, tetapi menjadi penanda bahwa siapa pun yang datang langsung mengetahui dirinya telah memasuki Kabupaten Kepulauan Selayar,” ujar Letkol Czi Yudo Harianto.
Dandim mengatakan, gagasan tersebut terinspirasi dari sejumlah daerah di Indonesia yang memanfaatkan ikon wilayah sebagai identitas sekaligus daya tarik wisata. Menurutnya, Selayar juga memiliki potensi besar untuk menghadirkan berbagai inovasi yang memperkuat citra daerah, khususnya kabupaten kepulauan yang memiliki kekayaan pariwisata dan kemaritiman.
“Hal-hal baik dari daerah lain dapat menjadi inspirasi bagi kita. Selama memberikan manfaat bagi masyarakat dan mendukung kemajuan daerah, tentu hal tersebut patut kita kembangkan,” jelasnya.
Letkol Czi Yudo Harianto juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang ikut mendukung pembangunan ikon tersebut. Instansi pelabuhan, pemerintah desa, masyarakat, serta berbagai elemen lainnya juga memberikan dukungan sehingga ikon pembangunan “SELAYAR” dapat terselesaikan.
Kepala ASDP Pelabuhan Pamatata Natiman, Plh UPP Syahbandar Hasbullah, Kepala Desa Pamatata Latunru, ST, unsur KP3 Pelabuhan Pamatata, Dinas Perhubungan Kabupaten Kepulauan Selayar, para petugas Kodim 1415/Selayar, personel TNI, personel Polairud, serta tokoh masyarakat turut menghadiri peresmian tersebut.
Kini, setiap orang yang tiba melalui Pelabuhan Pamatata langsung menemukan identitas visual Kepulauan Selayar. Ikon “SELAYAR” juga membuka peluang baru sebagai lokasi swafoto, daya tarik wisata, serta media promosi daerah melalui berbagai platform digital.
Dari pintu gerbang Pelabuhan Pamatata, sebuah tulisan besar kini menyampaikan pesan yang sederhana namun kuat: Selamat datang di Kabupaten Kepulauan Selayar, Bumi Tanadoang.





