![]() |
Latihan tersebut menjadi bagian dari pelatihan kemampuan prajurit untuk menjaga kebugaran sekaligus meningkatkan keterampilan bela diri dan kesiapan dalam menghadapi berbagai situasi saat menjalankan tugas di wilayah.
Dipandu Sertu Riswan sebagai pelatih, para personel mengikuti latihan secara bertahap dan terukur. Kegiatan diawali dengan pemanasan, kemudian dilanjutkan dengan latihan teknik dasar PSM yang menuntut kekuatan, kecepatan, presisi, keseimbangan, serta koordinasi gerakan.
Sertu Riswan memberikan penekanan pada penguasaan teknik dan ketepatan setiap gerakan. Personil mempraktikkan berbagai teknik bela diri, mulai dari serangan, tangkisan hingga gerakan pertahanan yang membutuhkan konsentrasi dan pengendalian diri.
Dandim 1415/Selayar Letkol Czi Yudo Harianto, ST, mengatakan latihan PSM merupakan bagian penting dalam pelatihan kemampuan prajurit yang harus dilakukan secara rutin dan berkesinambungan.
“Latihan Pencak Silat Militer bukan hanya untuk meningkatkan kemampuan bela diri, tetapi juga membentuk prajurit yang disiplin, tangguh, sigap, dan memiliki kesiapan fisik serta mental dalam menjalankan tugas. Saya berharap seluruh personel mengikuti latihan dengan serius dan terus meningkatkan kemampuan masing-masing,” ujar Dandim.
Menurutnya, kemampuan bela diri harus berjalan seiring dengan pembentukan karakter prajurit. Oleh karena itu, latihan PSM tidak hanya mengasah kemampuan fisik, tetapi juga melatih keberanian, kepercayaan diri, kedisiplinan, serta kemampuan mengendalikan diri.
Melalui latihan yang dilaksanakan secara konsisten, Kodim 1415/Selayar terus mendorong personelnya agar memiliki kondisi fisik yang prima, mental yang kuat, dan kemampuan yang semakin terasah. Bekal tersebut menjadi bagian penting dalam menjaga profesionalisme prajurit sekaligus mendukung pelaksanaan tugas di wilayah Kepulauan Selayar.





